19 Nov 2016

Keselamatan Kerja Menggunakan Forklift

1.Aktivitas pengangkatan dengan menggunakan Forklift harus dilakukan oleh personil yang kompeten (Certificate).

Artinnya jika seseorang yang tidak mempunyai SIO (Surat Ijin Operator ) walapun Pekerja tersebut mempunyai keahlian dalam menggunakan Forklift  tetap saja Pekerja telah melanggar ketentuan yang berlaku yaitu pengguna Forklift diwajibkan mempunyai SIO,karena untuk mendapatkan SIO tersebut bekerja harus mengerti dasar – dasar Keselamatan Kerja pada Forklift.

2. Jika tidak dioperasikan dengan benar, forklift dapat berbahaya terkait dengan beban yang tidak lazim atau melebihi kapasitas beban.

Beban berlebih adalah salah satu Faktor terjadinnya Kecelakaan Kerja pada Forklift maka pengoperasiannya harus dengan benar sesuai kapasitas Forklift itu sendiri karena Forklift  yaitu alat angkut Khusus yang digunakan untuk Pekerja yang sudah pernah mengikuti Pelatihan Operasional Forklift.

3. Siapapun yang menggunakan forklift harus mendapatkan pelatihan.

Pelatihan atau Training sangatlah penting bagi setiap Pekerja yang menggunakan Forklift karena didalam pelatihan akan ada instruksi untuk mematuhi peraturan – peraturan penggunaan forklift mengenai dasar – dasar keselamatan kerja.

4. Pelatihan harus mencakup peraturan umum operasi forklift, batas beban, posisi angkat yang benar dan tepat dan juga inspeksi rutin.

Dalam Pelatihan yang juga dilaksanakan di PJK3 Mahakreasitama ini sudah jelas akan mencangkup semua elemen – elemen Peraturan Umum Operasional Forkilft, seperti dalam Batas Beban,Posisi Angkat yang benar,dan Peraturan dalam mengeatur Inspeksi rutin. Pelatihan ini adalah faktor utama bagi Operator forkliftuntuk menjadikan panduan dalam menggunakan dan memperhatikan Keselamatan Kerja pada forklift.

5. Batas beban maksimal tidak boleh dilampaui

Batas Beban Maksimal suatu Faktor yang dapat memeperngaruhi terjadinnya Kecelakaan Kerja,karena kelebihan kapasitas berat beban maskimal akan berakibat fatal pada pengendara itu seniri dan untuk asset Perusahaan juga seperti Foklift yang rusak atau Hasil produksi yang diangkut itu Jatuh akan memperngaruhi Kinerja bagi Perusahaan,maka dengan mengikuti pelatihan Forklift para pengguna akan mengerti kapasitas yang disaran kan untuk tidak melebihi Berat beban yang ditetapkan.

6. Posisi barang yang diangkut harus stabil dan tidak boleh menghalangi pandangan operator Forklift.

Pengangkutan menggukan forklift tidak boleh menghalangi pandangan pengendara sendiri  Karena jika pandangan sulit  pengendara tidak aklan menegtahui apa yang ada didepan yang dilalui Foklift ini salah satu factor penyebab terjadinnya kecelakaan Kerja sering kali terjadi karena kecerobohan dalam menggukana  forklift.

7. Pengangkutan drum bahan berbahaya dan beracun (B3) harus ekstra hati-hati, tidak boleh terjadi benturan selama pengangkatan, pengangkutan maupun penurunannya.

Pengeangkutan Bahan Berbahaya harus Ekstra Hati – hati membawanya pun harus pelan-tidak boleh terlalu banyak mengangkut,dan juga tidak boleh melampaui batas beban yang ditentukan akan berakibat fatal jika bahan berbahaya tersebut tumpah atau terjatuh pada saaat pengakutan maupun penurunannya.

8. Lakukan rutin inspeksi terhadap peralatan dan perlengkapan sebelum pengoperasian Forklift dilaksanakan.

Perawatan penting sekali untuk menunjang performa forklift agar tetap bisa dioperasikan dengan maksimal lakukanlah secara berkala dan terjadwal agar selalu terkontrol jika terjadi kerusakan secara mendadak,ini juga termasuk pencegahan untuk menghindari terjadinnya kecelakaan Kerja dalam pengoperasian Forklift.

9. Inspeksi tahunan oleh inspector forklift juga harus dilakukan.

Inspeksi dan Inspektor juga harus ada untuk menunjang masa berlaku mesin dan masa berlaku service Forklift karena masa berlaku ini diatur dalam peraturan undang – undang forklift, Inspektor bertugas untuk mengecek secara keseluruhan dari performa sebagai pihak ke 3 yang akan menilai lamanya waktu pengoperasian forklift.

10. Personil yang bertanggung jawab terhadap forklift harus mendapatkan tambahan pelatihan untuk pemeliharaan dan perbaikan.

Operator forklift Pekerja yang paling utama yang sangat mengerti tentang penggunakan dan kerusakan yang terjadi apabila terjadinnya kerusakan pada forklift setidaknya jika Operator forklift mengerti  pemeliharaan dan perbaikan akan meminimalisir untuk kerusakan pada forklift.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *